SERAH TERIMA BANGUNAN LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DAN SARANA PENDUKUNGNYA
Kategori: Lumbung Pangan Masyarakat
SERAH TERIMA PEKERJAAN LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DAN LANTAI JEMUR DESA SINGKILWETAN, KECAMATAN NGOMBOL DAN DESA TEGALAREN, KECAMATAN PURWODADI
Jumat, 5 Desember 2025 dilaksanakan Provisional Hand Over (PHO) atau Serah terima Pekerjaan Pertama dari pihak penyedia jasa konstruksi ke PPKOM kegiatan penyediaan infrastruktur penyediaan kemandirian pangan. pekerjaan pembangunan infrastruktur ini telah mencapai 100% setelah sebelumnya di awal tahun sempat ditunda dikarenakan adanya regulasi efisiensi anggaran. Bangunan lumbung ini diterimakan sebagai hibah ke 2 gapoktan, yaitu gapoktan Sido Mulyo desa Tegalaren, Purwodadi dan Gapoktan Singkilwetan desa Singkilwetan, Ngombol, melalui dana APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2025.
Masing - masing gapoktan mendapatkan 1 unit Bangunan Lumbung, 1 unit Lantai Jemur dan 1 unit mesin Rice Milling Unit berkapasitas 1 ton/jam. Serah terima ini dihadiri oleh PPKOM Kegiatan Penyediaan Infrastruktur Ibu Tri Astuti Andayani, S.TP.,M.M., penyedia konstruksi dari PT. Galfa Redja Insani, bapak Asnawi dan Ibu Tantri, pihak penyedia jasa konsultan pengawas, Bapak Nur Cahyanto, Tim Teknis Pekerjaan Lumbung Pangan, Bapak Laksono Adi dari DKPP dan Bapak Nurmin Sabdam dari DPUPR, serta staf bidang pangan dan penyuluh pertanian masing - masing wilayah binaan.
Persoalan pangan tidak semata menjadi domain tanggung jawab pemerintah namun perlu melibatkan dan memberdayakan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. Pasal 33 ayat 2 Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 mengamanatkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat sesuai dengan kearifan lokal. Pengembangan cadangan pangan masyarakat ini, memiliki dua sisi relevansi yakni : (1) Memantapkan keberadaan cadangan pangan untuk mewujudkan keterjaminan atas ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Untuk itu perlu ada sinergitas antar anggota kelompok penerima manfaat, penyuluh pertanian, aparat ketahanan pangan pusat dan daerah. (2)Mengembangkan peran serta masyarakat secara optimal untuk mengembangkan kelembagaan cadangan pangan masyarakat. Hal ini mengarah pada upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kegiatan usaha ekonomi produktif di bidang pangan yang pengelolaannya dilakukan secara sinergis oleh kelembagaan lumbung pangan masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat digunakan dan dimanfaatkan secara maksimal dan sebaik-baiknya secara berkelanjutan agar dapat ikut meningkatkan kesejahteraan petani sekitar” Tukas Ibu Kepala Bidang sekaligus PPKOM kegiatan ini, Ibu Tri Astuti Andayani, S.TP.,M.M.. “Lumbung pangan ini juga dilengkapi dengan sistem penggilingan modern menggunakan mesin Rice Milling Unit dengan kapasitas 1 ton/jam nya sehingga dapat memudahkan petani dalam pengolahan gabah menjadi beras, dan tentunya karena dilengkapi dengan mesin modern, dapat mendapatkan output beras dengan kualitas yang baik dan dapat diterima dipasaran” tambah Ibu Tri lagi. dari pihak gapoktan 2 desa tersebut juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo terkhusus Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo atas hibah ini, mudah-mudahan para anggotanya dapat senantiasa konsisten dalam pemanfaatan hibah lumbung pangan ini. lebih jauh lagi harapan mereka dengan adanya LPM, dapat memberikan tambahan penghasilan petani sekitar nantinya.
Sumber berita : Bidang Pangan - DKPP Purworejo